Kelompok Pertama Lebih Baik Dari Kelompok Kedua

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah; Telah menceritakan kepada kami Ghundar dari Syu’bah; Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna dan Ibnu Basysyar keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja’far; Telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Muhammad bin Abu Ya’qub Aku mendengar ‘Abdur Rahman bin Abu Bakrah bercerita dari bapaknya bahwasanya Al Aqra’ bin Habis pernah datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan berkata; “Ya Rasulullah, sesungguhnya Surraq Al Hajij dan kabilah Aslam, kabilah Ghifar, kabilah Muzainah (saya kira juga kabilah Juhainah, tapi Muhammad -salah seorang perawi hadits- meragukannya) telah membai’at engkau.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata: ‘Tidakkah kamu tahu bahwasanya kabilah Aslam, Ghifar, dan Muzainah (menurut saya -perawi hadits ini- juga kabilah Juhainah) lebih baik daripada Bani Tamim, Bani Amir, Bani Asad dan Bani Ghathafan. Apakah mereka (kelompok akhir) itu merasa rugi dengan hal tersebut.’ Al Aqra’ bin Habis menjawab; ‘Ya.’ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Demi Dzat yang jiwaku ditangan-Nya sesungguhnya mereka (kelompok pertama) lebih baik daripada kelompok kedua.’ Telah menceritakan kepadaku Harun bin ‘Abdullah; Telah menceritakan kepada kami ‘Abdush Shamad; Telah menceritakan kepada kami Syu’bah; Telah menceritakan kepadaku Sayyid Bani Hatim Muhammad bin ‘Abdullah bin Abu Ya’qub Adh Dhabi melalui jalur ini dengan Hadits yang serupa. Namun dia tidak menyebutkan kata; ‘Aku kira.’

HR. Muslim

Penjelasan Kiamat

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Habib Al Haritsi telah menceritakan kepada kami Khalid bin Al Harits telah menceritakan kepada kami Syu’bah berkata: Aku mendengar Qatadah dan Abu At Tayyah menceritakan bahwa keduanya mendengar Anas menceritakan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Aku diutus dan kiamat seperti ini.” Syu’bah menyandingkan jari telunjuk dan jari tengah saat menceritakannya. Telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Mu’adz telah menceritakan kepada kami ayahku. Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Walid telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja’far keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Abu At Tayyah dari Anas dari nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam dengan matan serupa. Telah menceritakannya kepada kami Muhammad bin Basyar telah menceritakan kepada kami Ibnu Abi Adi dar Syu’bah dari Hamzah Adh Dhabbi dan Abu At Tayyah dari Anas dari nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam seperti hadits mereka.

HR. Muslim

Nasehat Islam Ala Rasulullah

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Waki’ dan Abu Mu’awiyah. Telah menceritakan kepada kami Ibnu Numair dan teks hadits miliknya, telah menceritakan kepada kami Abu Mu’awiyah dari Al A’masy dari Syaqiq berkata: Kami duduk di dekat pintu Abdullah seraya menantinya, lalu Yazid bin Mu’awiyah An Nakha’i melewati kami, kami berkata padanya: Beritahukan keberadaan kami padanya. Ia masuk, tidak lama kemudian Abdullah keluar lalu berkata: Aku telah diberitahu keberadaan kalian dan tidak ada yang menghalangiku untuk keluar menemui kalian kecuali karena aku tidak ingin membuat kalian jemu. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam mengatur (penyampaian) nasehat bagi kami dalam beberapa hari karena khawatir kami jemu. Telah menceritakan kepada kami Abu Sa’id Al Asyuj telah menceritakan kepada kami Ibnu Idris. Telah menceritakan kepada kami Minjab bin Al Harits At Taimi telah menceritakan kepada kami ibnu Mushir. Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim dan Ali bin Khaysram keduanya berkata: Telah mengkhabarkan kepada kami Isa bin Yunus. Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abi Umar telah menceritakan kepada kami Sufyan, semuanya dari Al A’masy dengan sanad ini dengan matan serupa. Minjab menambahkan dalam riwayatnya: Dari Ibnu Mushir. Al A’masy berkata: Telah menceritakan kepadaku Amru bin Murrah dari Syaqiq dari Abdullah sepertinya.

HR. Muslim

Doa Rasulullah Untuk Suku

Dan telah menceritakan kepadaku Husain bin Huraits; Telah menceritakan kepada kami Al Fadhl bin Musa dari Khutsaim bin ‘Irak dari Bapaknya dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda: “Semoga Allah memberi kedamaian kepada suku Aslam dan semoga Allah memberi ampunan kepada suku Ghifar. Ini bukan aku yang mengucapkannya, akan tetapi Allah Azza wa Jalla.”

HR. Muslim

Melihat Rasulullah

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Rafi’; Telah menceritakan kepada kami ‘Abdur Razzaq; Telah mengabarkan kepada kami Ma’mar dari Hammam bin Munabih dia berkata; ‘Inilah yang telah di ceritakan oleh Abu Hurairah kepada kami dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, -kemudian dia menyebutkan beberapa Hadits yang di antaranya-; dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda: “Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada dalam genggaman-Nya, sungguh akan kepada kalian suatu masa, dimana seseorang tidak akan melihatku lagi, kemudian jika seandainya dia dapat melihatku, maka hal itu lebih ia cintai dari pada keluarga dan hartanya.” Abu Ishaq berkata; ‘Menurut saya, arti Hadits tersebut adalah; Sungguh seandainya dia dapat melihatku bersama mereka, maka hal itu lebih ia sukai dari pada keluarganya dan hartanya. Namun sayangnya dia tidak akan dapat melihatku lagi.’ Menurutku ada bagian-bagian kalimat yang didahulukan dan ada juga yang diakhirkan.

HR. Muslim

Ketika Rasulullah Berpendapat Pribadi

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah dan ‘Amru An Naqid seluruhnya dari Al Aswad bin ‘Amir; Abu Bakr berkata; Telah menceritakan kepada kami Aswad bin ‘Amir; Telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah dari Hisyam bin ‘Urwah dari Bapaknya dari ‘Aisyah dan dari Tsabit dari Anas bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah melewati suatu kaum yang sedang mengawinkan pohon kurma lalu beliau bersabda: “Sekiranya mereka tidak melakukannya, kurma itu akan (tetap) baik.” Tapi setelah itu, ternyata kurma tersebut tumbuh dalam keadaan rusak. Hingga suatu saat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melewati mereka lagi dan melihat hal itu beliau bertanya: ‘Ada apa dengan pohon kurma kalian? Mereka menjawab; Bukankah anda telah mengatakan hal ini dan hal itu? Beliau lalu bersabda: ‘Kalian lebih mengetahui urusan dunia kalian.’

HR. Muslim

Buruknya Nama Atau Gelar Raja Diraja

Telah menceritakan kepada kami Sa’id bin ‘Amru Al Asy’atsi dan Ahmad bin Hanbal serta Abu Bakr bin Abu Syaibah; Dan lafazh ini milik Ahmad. Al Asy’atsi berkata; Telah mengabarkan kepada kami. Sedangkan yang lainnya berkata; Telah menceritakan kepada kami Sufyan bin ‘Uyainah dari Abu Az Zinad dari Al A’raj dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Sesungguhnya nama yang terburuk di sisi Allah Ta’ala ialah nama “Malikul Amlak” (Maha Raja Diraja); Ibnu Abu Syaibah menambahkan dalam riwayatnya; Tidak ada Raja selain Allah Azza wa Jalla. Al Asy’atsi berkata; Sufyan berkata seperti ‘Syahan Syah’ (Raja Diraja, persia). Dan Ahmad bin Hanbal berkata; Aku bertanya kepada Abu Amru mengenai arti ‘Akhna’ dia menjawab; Artinya adalah ‘Audha’ (paling buruk, paling rendahan, paling jorok).

HR. Muslim

Mudahkanlah Dan Jangan Berselisih

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Waki’ dari Syu’bah dari Sa’id bin Abu Burdah dari ayahnya dari kakeknya, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mengutus kakeknya dan Mu’adz ke negeri Yaman, maka beliau bersabda: “Hendaklah kalian mudahkan dan jangan persulit, beri kabar gembira dan jangan membuat orang lari, saling patuhlah kalian berdua dan jangan saling bersengketa.” Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin ‘Abbad telah menceritakan kepada kami Sufyan dari ‘Amru. Dan di diriwayatkan dari jalur lain, telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim dan Ibnu Abu Khalaf dari Zakaria bin ‘Adi telah mengabarkan kepada kami ‘Ubaidullah dari Zaid bin Abu Unaisah keduanya dari Sa’id bin Abu Burdah dari ayahnya dari kakeknya dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, seperti hadits Syu’bah, namun dalam hadits Zaid bin Abu Unaisah tidak disebutkan, ‘Saling patuhlah kalian berdua dan jangan berselisih’.”

HR. Muslim

3 Permintaan Abu Sufyan

Telah menceritakan kepadaku Abbas bin Abdul Adhim Al Anbari dan Ahmad bin Ja’far Al Ma’qiri keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami An Nadhr yaitu Ibnu Muhammad Al Yamami Telah menceritakan kepada kami Ikrimah Telah menceritakan kepada kami Abu Zumail Telah menceritakan kepadaku Ibnu Abbas dia berkata; ‘Dulu kaum muslimin tidak menghargai dan tidak memberikan kedudukan yang layak bagi Abu Sufyan. Oleh karena itu, pada suatu hari ia (Abu Sufyan) berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam; ‘Ya Rasulullah, berilah aku tiga permintaan! Rasulullah menjawab: ‘Ya.’ Abu Sufyan melanjutkan pembicaraannya; ‘Pertama, saya mempunyai seorang puteri yang terbaik dan tercantik di negeri Arab, yaitu Ummu Habibah. Saya ingin menikahkannya dengan engkau.’ Rasulullah menjawab: ‘Ya.’ ‘Kedua, lanjut Abu Sufyan; ‘Saya berharap engkau menjadikan Muawiyah bin Abu Sufyan sebagai juru tulis engkau yang selalu mendampingi engkau.’ Rasulullah menjawab: ‘Ya.’ Abu Sufyan mengakhiri permintaannya; ‘Ketiga, saya harap engkau menugaskan saya untuk bertempur di medan perang melawan orang-orang kafir, sebagaimana dulu -sebelum masuk Islam- saya memerangi kaum muslimin.’ Rasulullah pun menjawab: ‘Ya.’ Abu Zumail berkata; ‘Seandainya saja Abu Sufyan tidak meminta hal tersebut kepada Rasulullah, maka Rasulullah pasti tidak akan memberikannya. Karena, bagaimana pun juga, Rasulullah tidak pernah menjawab selain ‘ya’ jika beliau diminta tentang sesuatu.’

HR. Muslim

Design a site like this with WordPress.com
Get started